BPJS Ketenagakerjaan Sambangi Bengkres Tembilahan

0
202
Bengkres Inhil (Dok. Indragiri.com)

INDRAGIRI.com, TEMBILAHAN – Dalam rangka memperkenal program baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJS Ketenagakerjaan mengunjungi sanggar seni Bengkel kreasi production (Bengkres) untuk memperkenalkan program inisiatif Penggerak Jaminan Sosial Nasional (PERISAI) Jum’at ,(02 Maret 2018).

Dalam kunjungan tersebut turut dihadiri oleh dua orang perwakilan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan dan beberapa personil bengkres

Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan, semua elemen pekerja yang ada di Indonesia harus menggunakan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja dari risiko terkait kesehatan, jaminan hari tua, dan segala manfaat yang tergantung dalam BPJS tersebut.

Sebagai pekerja yang menerima upah dan pemberi kerja (perusahaan) yang membayar upah, keduanya harus memahami segala hak dan kewajiban yang terkandung dalam BPJS tersebut. Ada banyak manfaat yang didapatkan dalam BPJS tersebut. Misalnya, manfaat yang terkait dengan jaminan kecelakaan kerja sekaligus Jaminan Hari Tua (JHT

Rusmanilam perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengatakam BPJS resmi meluncurkan program inisiatif Penggerak Jaminan Sosial Nasional (PERISAI). Program tersebut akan menciptakan lapangan kerja baru dengan cara menggandeng komunitas untuk dijadikan agen PERISAI buat program tersebut. Sebelum dipilih menjadi agen, BPJS Ketenagakerjaan‎ melakukan pelatihan kemudian diuji terlebih dahulu

Agus menuturkan, PERISAI menjadi lapangan pekerjaan baru lantaran setiap agen mendapat insentif sebesar ‎7,5 persen untuk setiap pembayaran iuran dan Rp 500 ribu jika dapat merekrut 50 anggota setiap bulan.

“Membuka lowongan pekerjaan baru, besaran insentif ada dua satu berdasarkan akuisisi Rp 500 ribu per bulan dengan syarat minimal 50 tenaga kerja per bulan dan 7,5 persen dari iuran,” papar Rusmanilam

Emil Febrianto seorang karyawan BPJS menambahkan selain berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru,BPJS Ketenagakerjaan menikangkatkan‎ daya saing Sumber Daya Manusia PERISAI dengan pelatihan, sehingga kompetensinya akan terus meningkat, dibagi dalam tiga tahapan kompetensi.

PERISAI dengan level kompetensi tertinggi akan menjadi ahli jaminan sosial yang mampu berperan sebagai konsultan maupun tenaga pengajar.

Dengan demikian, PERISAI menjadi pionir kesejahteraan masyarakat yang akan mengedukasi, mensosialisasikan dan membantu para pekerja di semua sektor untuk mendapat perlindungan jaminan sosial.

“Kami harap PERISAI dapat menjadi katalis utama untuk meningkatkan cakupan kepesertaan pekerja BPU dan UMKM. Namun kami juga akan terus mengembangkan inovasi strategi lainnya sesuai segmen pekerjanya, agar seluruh pekerja di Indonesia dapat terlindungi,” tutup Emil Febrianto. (mh)