Husaini Menolak Kofercab Lewat Orasi Dimedia

0
45

“Orasi Terbuka_Untuk Cita-Cita_Insan Cita

Salam Kesadaran

Dari saya untuk diketahui oleh kita semua. Demi HMI Cabang Tembilahan untuk Ummat dan Bangsa, Katanya.

Teruntuk Kakanda dan Ayunda ku. Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tembilahan.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, sembari mengharapkan Rahmat serta Ridho dari ALLAH SWT. Saya berdo’a semoga Kakanda dan Ayunda berhenti berbohong dan membodohi kami para penerus wadah insan cita ini.

Kakanda-Ayunda. Mengapa konferensi cabang begitu dipaksakan? Siapa yang akan menjadi pesertanya? Bukankah pesertanya adalah utusan komisariat?

Bagaimana mungkin komisariat akan mengutus peserta konfercab, sementara masih ada pengurus dari 3 komisariat terpilih yang belum dilantik?

Padahal 3 komisariat sudah selesai melaksanakan RAK, dan itu sudah berbulan-bulan yang lalu!

Apa sebenarnya yang kakanda-ayunda inginkan?
Siapa yang ingin kakanda-ayunda amankan?

Mengapa pelantikan komisariat terus diulur? Apakah karena sengaja agar para pengurus komisariat yg lama menjadi peserta?

Itu dilakukan demi apa?
Demi siapa?

Bukankah adinda-adindamu yg terpilih itu juga adalah kader? Lalu apa masalahnya sampai tidak dilantik?

Lalu dengan perasaan masa bodoh kakanda-ayunda melaksanakan konfercab sesuka hati!
Itukah cara berdemokrasi di HMI Cabang Tembilahan?!

Cukuplah berhimpun dengan cara berbohong dan membodohi. Coba lihat berapa banyak anggota dan kader yang pergi dari himpunan ini karena tidak tega melihat pembodohan dan kebohongan yg terus dirawat. Apakah kakanda-ayunda mau terus begitu?
Coba sesekali kita buka dengan jujur berdasarkan database murni, berapa komisariat yg layak berstatus penuh? Berapa anggota dan kader yang sebenarnya?
Seluruh anggota dan kader bisa cek serta buktikan sendiri status komisariatnya.

Followup, Upgrading, Kajian tak pernah lagi diindahkan apalagi dikerjakan.
Maunya kakanda-ayunda kami para anggota dan kader ini mengikut begitu saja tanpa bertanya?
Kami tidak diajarkan begitu di LK I apalagi LK II!

Kakanda-ayunda bangga dengan seminar kepemudaan? Atau dengan diskusi refleksi reformasi? Apa hasil dari kegiatan ceremonial yg kanda-yunda buat itu?
Pemuda itu bukan pejabat seperti gaya elite kanda-yunda hari ini. Reformasi itu dibuat bukan demi nafsu kekuasaan seperti yang kanda-yunda lakukan hari ini.
Seharusnya kita malu, karena tidak ada yang bisa kita berikan kepada daerah ini, kita hanya sibuk dan riuh bila masuk pada moment-moment berebut kekuasaan. Sudahilah ber-HMI dengan cara begitu!

Kita punya konstitusi, kembalilah kesana. Apa yang dikatakan oleh konstitusi itulah idealnya KITA.

Saya berharap seluruh anggota, kader, senior yang masih ataupun yang pernah berhimpun di Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tembilahan membaca ini agar kita semua tau bahwa ada yang berubah, ada kebohongan, ada pembodohan yang di rawat oleh segelintir orang demi hasrat kekuasaan.

Kalian para anggota dan kader, jangan diam saja. Percuma kalian Maperca, LK I, LK II, LK III, SC, dan lain-lain kalau ujung-ujungnya juga ikut membodohi dan berbohong. Mau dibawa kemana HMI Cabang Tembilahan ini?

Jika masalah ini tidak diselesaikan berdasarkan konstitusi, dan konfercab tetap dilanjutkan. Maka saya akan deklarasikan kepada mahasiswa baru agar “tidak ber-HMI sebelum kondisinya diperbaiki”. Meski akan banyak yang menghalangi, saya tidak perduli. Karena saya bukan boneka siapapun.

Billahittaufiq Wal Hidayah

M. Husaini Msp
Formateur Komisariat Ekonomi UNISI terpilih