Kilas  Balik  Sejarah “ Tokoh  Masyarakat  Inhil,  Ini Ingatkan Pemerintah  Tentang Harga Kelapa

0
119

INDRAGIRI.com, TEMBILAHAN – Persoalan  harga  kelapa  memang  tidak  ada  habisnya  hal ini  membuat  tokoh masyarakat  asal  Inhil  menilai  Pemerintah Kabupaten  Indragiri  Hilir harus  segera  menyelesaikan  persoalan ini, Jum’at ( 17/08/18).

Menurut  pendapat  H.M. SYATIR HASAN S.Sos tokoh masyarakat  asal  Inhil ini  saat diwawancarai oleh INDRAGIRI.com di salah  satu warung  kopi  di Tembilahan mengatakan akibat  dari  murahnya  harga  kelapa  membuat  hasil  pertanian kelapa    miliknya   dan milik  masyarakat lainnya  mengalami penyusutan pendapatan  bahkan kadang  tidak mendapatkan  hasil dari  penjualan kelapa  karena  uang hasil  penjualan habis untuk  biaya panen.

“ untuk menindaklanjuti hal ini  pemerintah daerah harus  merevisi dan mengoreksi  kembali Perda No.03 TH 2018 tentang tata  niaga kelapa” ungkapnya.

Ia juga menambahkan  seharusnya  pabrik-pabrik  pengolah kelapa  tidak memonopoli  harga kelapadan tidak menjual  atau  mengekspor  bahan baku tetapi  hanya menjual  mengekspor bahan jadi  saja.

Beliau mengharapkan  agar pemerintah  mengaktifkan kembali  perdagangan lintas batas oleh pengusaha-pengusaha  kecil dan sebaiknya  membuat perusahaan  daerah  untuk  bisnis  hasil olahan  kelapa  serta  mngoreksi  kembali  sistem resi gudang.

Saat ditanya  tentang  GEMPA ( GERAKAN MASYARAKAT PEDULI  KELAPA) dirinya  mendukung penuh dan menasehati agar  tidak  bersikap  anarkis dalam  menyuarakan pendapat masyarakat tentang  penurunan harga kelapa  dan meminta pemerintah  agar segera  mencari  solusi  dalam memecahkan masalah  harga  kelapa  saat ini.

Kepada  masyarakat  beliau  berpesan  agar  bersabar  dan terus  memelihara kelapanya  dan menganggap  ini  adalah ujian dari  ALLAH SWT.  terus  berusaha  serta berdoa  agar harga  kelapa bisa naik, dan pada dan  pandai  memilih  anggota dewan yang  peduli  akan hasil pertanian khususnya masalah kelapa, jangan  memilih  karena hanya dikasih  sarung, baju dan lain-lain/ (mh)