Melalui Asisten III Pemkab Inhil Apresiasi Kerja Nyata PLN Dalam Pembangunan Listrik Desa

0
51

INDRAGIRI.com, INHIL – Dengan selesainya Infrastruktur listrik desa ini menjadi wujud impian warga yang selama ini baru bisa menikmati nyalanya listrik guna mendorong tumbuhnya ekonomi warga di 24 desa yang ada di Provinsi Riau.(15/05/18)

“Peresmian penyalaan listrik desa pada. 24 lokasi di Provinsi Riau dipusatkan di desa Teluk Tuasan kecamatan Gaung Anak Serka Indragiri Hilir”, yang merupakan sebuah desa yang hanya diakses lewat kapal motor selama 2 jam dari Tembilahan ibukota kabupaten Indragiri Hilir dan tidak bisa diakses mengunakan kendaraan roda empat. Peresmian penyalaan listrik desa ini dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau H. Ahmad Hijazi SE, MSi bersama General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepri.

Dalam sambutannya Hijazi mengungkapkan bahwa pada hari ini pemerintah provinsi Riau patut bersyukur kepada Allah SWT khusisnya yang ada di 24 desa karena selama ini desa desa yang ada di Riau ini masih belum.bisa menikmati listrik selama 24 jam kalau ada desa yang menikmati listrik masih 12 jam dan sebatas kemampuan warga dalam membeli minyak untuk mengoperasikan mesin diesel karena masih dikelola secara kelompok.setiap desa.
Pada kesempatan ini patut disyukuri karena saat ini ke 24 desa dapat menikmati listrik selama 24 jam dan pengelolaannya langsung oleh PLN.

Sebagai perbandingan sebelum listrik PLN ini masuk bayar listrik selama 12 jam biayanya setiap warga rata-rata Rp.750.000 setiap bulannya tetapi setelah listrik dikelola PLN dengan 24 jam nyala biayanya lebih murah rata-rata Rp.250.000 dengan jam nyala dua kali lipatnya biayanya lebih murah, ujar H. Ahmad Hijazi SE, MSi Sekretaris Daerah Provinsi Riau.
Ditempat yang sama Assisten III kabupaten Indragiri bapak Sudinoto mewakili Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja nyata PLN untuk mewujudkan impian warga bisa menikmati listrik 24 jam dengan harga murah, mengingat listrik memiliki manfaat bagi kehidupan bahkan merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari.
“Oleh karena itu langkah-langkah yang dilakukan oleh PLN perlu kita bantu dan support secara penuh agar desa-desa yang saat ini akan diselesaikan oleh PLN dapat berjalan sesuai waktu bahkan lebih cepat dari yang direncanakan.
Atas nama Bupati Indragiri Hilir Sudiono “mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk membantu upaya PLN dalam membangun jaringan listrik dengan merelakan pohon untuk ditebang khususnya yang dilewati jaringan listrik” serta membantu secara swadaya dalam mendukung upaya PLN untuk melistriki desa-desa yang belum berlistrik di Indragiri agar permasalahan yang di hadapi PLN di lapangan segera cepat teratasi agar warga bisa menikmati listrik sehingga desa-desa di kabupaten Indragiri Hilir menjadi terang benderang.

Pada akhir sambutannya General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau mengungkapkan dengan tambahan 24 desa itu, hingga Mei 2018 PLN telah melistriki 1.672 desa dari 1.835 desa yang ada di Propinsi Riau yang serta merta menjadikan rasio desa berlistrik menjadi 91,1 %.

Irwansyah mengakui banyak tantangan yang dihadapi PLN dalam upayanya melistrik desa-desa di Riau, seperti yang terjadi di Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti.
“Hampir semua sisa desa yang belum berlistrik terkendala pada pengiriman peralatan listrik karena harus melalui sungai dan anak-anak bahkan untuk saĺlmpai ke jalan jalan desa petugas hurus gotong royong dengan warga memikul tiang-tiang listrik serta material listrik utama, hal ini dikarenakan akses jalan untuk dilewati kendaraan pengangkut material distribusi utama tidak memadai, pungkas Irwansyah..( ADV)