Menyelami Peradaban Islam di NTB Lewat Pameran

0
66
Ilustrasi : Peradaban islam

INDRAGIRI.com – LIFESTYLE- Jakarta,  — Dalam rangka memuliakan bulan Ramadan, Museum Negeri Nusa Tenggara Barat menggelar Pameran Peradaban Islam. Pameran ini dilangsungkan di Aula Masjid Hubbbul Wathan Islamic Center, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Jumat (1/6) hingga H-3 Lebaran.

Puluhan benda-benda bersejarah koleksi Museum Negeri NTB, yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Lombok maupun Sumbawa, dipamerkan dalam acara tersebut.

“Koleksi yang kami pamerkan di antaranya mulai dari Alquran tulisan tangan, khotbah idul adha tulisan tangan dalam huruf arab, talqin mayit tulisan tangan dengan huruf arab, turbos (songko) tokoh agama, destar atau surban milik tokoh agama, dan lainnya,” kata pemandu Museum Negeri NTB, Yunita, seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (3/6).

Selain itu, Yunita melanjutkan, turut dipamerkan juga senjata pusaka berupa pedang dengan rajah ayat-ayat Alquran.

Aneka koleksi kain pun tak luput dari inti acara ini. Contohnya kain batik untuk penutup mayat, kain Cipo Cila yang digunakan sebagai kerudung oleh masyarakat di Moyo Hilir (Sumbawa) pada saat upacara eneng hujan (minta hujan), kain batik dengan kaligrafi huruf arab untuk ikat kepala, kre alang, songket subahnala, dan lainnya.

Peradaban agama Islam di NTB tercermin dari Pulau Lombok yang mendapatkan julukan sebagai “Pulau Seribu Masjid”. Masjid-masjid di sana dibangun dengan gaya Timur Tengah. Banyaknya masjid dengan arsitektur modern tersebut, sekaligus menggambarkan semangat religius masyarakat NTB.

“Pameran Peradaban Islam NTB ini sekaligus sebagai ajang edukasi atau pembelajaran kepada para pengunjung. Seperti apa sejarah penyebaran agama Islam di NTB, dan bagaimana peradabannya, baik pada masa lalu, maupun masa kini,” ujar Yunita.

“Selain itu pameran ini juga menegaskan, bahwa Islamic Center NTB merupakan ikon destinasi wisata halal NTB.”

Pameran ini, Yunita menambahkan, buka setiap hari mulai pukul 09.00 – 22.00 Wita. Namun biasanya jumlah kunjungan meningkat pada malam hari, tepatnya seusai solat tarawih. (*)

Sumber : CNN