PRESIDIUM GEMPA : Deadline 10 Hari Kita Tunggu Realisasi Perda No: 3 Tahun 2018

0
23

INDRAGIRI.com, Tembilahan – Usai melaksanakan audiensi terkait anjloknya harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir yang dilaksanakan di aula kantor bupati lantai 5 , Tembilahan, Aliansi Gempa ( Gerakan Masyarakat Peduli Kelapa Inhil Gelar diskusi .Jum’at (31/08/2018).

Tampak hadir dalam audiensi tersebut bupati indragiri hilir, Sekda Inhil, ketua komisi 1 DPRD ,Perwakilan gempa, serta perwakilan pejabat di lingkungan Kabupaten Inhil.

Mengenai hasil audiensi di kantor bupati inhil saat diwawancarai oleh Indragiri.com salah satu presidium gempa Zainuddin Kasim mengatakan Bahwa kesepakatan telah mengkrucut pada satu persepsi yaitu pemerintah Kabupaten Indragiri hilir sepakat mengenai harga kelapa Kabupaten Indragiri hilir yang hari ini sangat memprihatinkan kan bagi perekonomian masyarakat inhil pada umumnya.

” Untuk itu permasalahan harga kelapa di kabupaten Indragiri hilir harus segera naik sesegera mungkin ,” jelasnya

Beliau menambahkan titik krucutnya kesekapakatan tersebut dengan ditandatangani oleh bupati Indragiri hilir mengenai berkas tuntutan yang diajukan Presedium aliansi GEMPA Inhil saat pertemuan berlangsung diaula kantor bupati tersebut, Dengan ditanda tanganinya berkas tuntutan tersebut saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri hilir mari bersama sama kita kawal apa yang menjadi tugas pemerintah Kabupaten Indragiri hilir yaitu segera mengambil suatu kebijakan objektif baik berupa kebijakan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang agar persoalan kelapa tetap menjadi prioritas awal kerja pemerintah.

Sebagai penutup ia menjelaskan mengenai rencana aksi 3 september 2018 sementara kita pending dahulu dan akan kita gelar aksi damai pada tanggal 15 September 2018 , Karena deadline kesepakatan selama sepuluh hari kerja yakni mengenai kebijakan pemerintah Kabupaten Indragiri hilir mengenai kenaikan harga kelapa di Inhil.(mph)