Wujudkan Kota Tanpa Kumuh, NSUP-KOTAKU Inhil Gelar Lokakarya

Iklan Semua Halaman

Wujudkan Kota Tanpa Kumuh, NSUP-KOTAKU Inhil Gelar Lokakarya

Selasa, 29 Oktober 2019
Foto : Foto Bersama Kegiatan Lokakarya NSUP-KOTAKU Inhil 
INDRAGIRI.com, TEMBILAHAN – Dengan tema “Peningkatan Peran Kerja Pokja PKP dalam Pelaksanaan Kolaborasi dan Replikasi Program KOTA Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kab. Inhil”. Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman kabupaten Indragiri Hilir Yusnaldi, ST. MM menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Kegiatan Lokakarya National Slum Upgrading – Program Kota Tanpa Kumuh (NSUP-KOTAKU) Kab. Inhil Tahun 2019, bertempat di Hotel Dubest Tembilahan, Selasa, (29/10/2019).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut dari Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Kesehatan, Dinas Damkar, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, PDAM Tirta Indragiri, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Bank Riau, Camat Tembilahan, Lurah Se-Kecamatan Tembilahan, FKA-BKM (Forum Komunikasi Antar-Badan Keswadayaan Masyarakat) Se-Kecamatan Tembilahan dan intansi terkait lainnya.








Pada kesempatan ini Yusnaldi dalam sambutannya menyampaikan “permukiman kumuh merupakan akumulasi dari ketidakmampuan masyarakat untuk memelihara rumah dan lingkunganya, serta ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola kawasan permukiman serta menyediakan sarana dan prasarana dasar. “oleh karena itu perwujudan kota tanpa permukiman kumuh merupakan cita-cita besar yang dimandatkan dalam RPJPN 2005-2025. Rumah dan permukiman merupakan tempat persemaian budaya dan pembinaan keluarga harus memenuhi kriteria sehat dan layak yang merupakan hak konstitusi warga negara sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 28 H UUD 1945.

Penangangan kawasan kumuh tersebut tentulah bukan pekerjaan yang mudah, sangat dibutuhkan partisipasi dari semua pihak dalam mewujudkannya. Ditjen Cipta Karya meyakini bahwa keberhasilan penanganan kawasan kumuh sebagian besar turut ditentukan oleh kontribusi peran pemda dan partisipasi masyarakat serta sinergi stakeholders di daerah dalam rangka pencapaian target 100-0-100 dan penanganan kawasan kumuh di perkotaan pada tahun 2015-2019.

Diharapkan melalui peningkatan kapasitas pemerintah dan masyarakat secara sinergis dibidang perumahan dan permukiman dalam kotaku, maka permasalahan penanganan perumahan dan permukiman kumuh akan lebih cepat tertangani. Kegiatan kota menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat terorganisir dalam kelembagaan lokal bermitra dengan pemerintah daerah dan dunia usaha untuk bekerjasama dalam menyediakan sarana, pembiayaan, dan keahlian teknis.

Peningkatan kontribusi stakeholder dapat terwujud bila terdapat kesamaan persepsi antar para pelaku pembangunan berkenaan dengan konsep dasar ,visi, misi, strategi serta mekanisme penyelenggaraan secara terpadu dan terencana. oleh sebab itu perlu dibangunnya kesepahaman tentang program kotaku kepada seluruh pelaku di kabupaten indragiri hilir.

Oleh karena itu pada kesempatan ini pemerintah kabupaten indragiri hilir menyambut kegiatan ini, kami mengajak seluruh skpd, pihak swasta, media, camat, lurah dan bkm se kecamatan tembilahan dan pelaku program untuk dapat berperan serta aktif di dalam perwujudan pelaksanaan program kotaku dalam rangka pencapaian target 100-0-100 dan penanganan kawasan kumuh di perkotaan pada tahun 2015-2019 di kabupaten indragiri hilir.