TIM Gabungan Temukan Jenazah Korban Tenggelam di Perairan Sungai Guntung

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

TIM Gabungan Temukan Jenazah Korban Tenggelam di Perairan Sungai Guntung

Minggu, 09 Juni 2024



INDRAGIRI.com, GUNTUNG - Minggu, sekitar pukul 16.45 WIB, Tim Gabungan berhasil menemukan jenazah korban tenggelam di perairan Sungai Guntung, tepatnya di depan pelabuhan bongkar muat PT. PSG Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Korban yang teridentifikasi sebagai M. Alis Bin M. Yunus, 40 tahun, ditemukan dalam keadaan tidak utuh setelah dilaporkan tenggelam sehari sebelumnya.


Kejadian bermula pada hari Sabtu, 08 Juni 2024 sekitar pukul 07.00 WIB, ketika korban jatuh dari kapal motor/pompong sekitar 150 meter di depan Pelabuhan STI, perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Upaya pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kateman, Koramil 06 Kateman, Sat Polair Polres Inhil, TNI AL, Korwil Dishub, PT. PSG, serta masyarakat setempat.


Identitas Korban:

  • Nama: M. Alis Bin M. Yunus
  • Usia: 40 tahun
  • Agama: Islam
  • Suku: Melayu
  • Pekerjaan: Buruh
  • Alamat: Teluk Kayu RT 003/001, Desa Tanjung Raja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau

Setelah diketahui adanya korban tenggelam, tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek Kateman, AKP Ermanto, S.H., M.H., melakukan pencarian dengan menelusuri sepanjang perairan dan pantai Sungai Guntung. Pada hari Minggu, 09 Juni 2024, sekitar pukul 16.45 WIB, korban ditemukan dalam keadaan mengapung. Jenazah kemudian diangkat ke kapal dan dibawa ke rumah duka di Desa Tanjung Raja untuk disemayamkan dan dimakamkan. Kondisi jenazah yang tidak utuh diduga akibat dimakan oleh hewan laut.


Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat berada di perairan. Seluruh tim gabungan dan masyarakat setempat telah bekerja keras dalam upaya pencarian korban. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. (*Leman)