INDRAGIRI.com, Tagaraja – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Besar Al Falah pada Sabtu (21/2/2026), bertepatan dengan 3 Ramadan 1447 Hijriah. Jamaah dan warga memadati masjid untuk mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Kecamatan Kateman.
Kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga dan jamaah sekitar, tetapi juga terbuka bagi para musafir yang melintas di kawasan Sungai Guntung. Kehadiran para pendatang disambut dengan ramah, mencerminkan semangat Ramadan yang sarat nilai kepedulian dan persaudaraan. Momentum berbuka pun menjadi ruang kebersamaan yang menghapus sekat, menghadirkan keakraban di antara sesama.
Salah satu pengurus masjid, Iskandar Muda, menegaskan bahwa buka puasa bersama tersebut merupakan agenda rutin yang konsisten dilaksanakan setiap Ramadan. “Alhamdulillah, kegiatan ini kita mulai sejak awal puasa hingga hari terakhir. Ini sudah menjadi bagian dari tradisi Masjid Besar Al Falah sejak dahulu,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, menu berbuka yang tersedia setiap hari merupakan hasil partisipasi masyarakat Sungai Guntung. Warga berkontribusi melalui takjil serta donasi uang yang dikelola pengurus masjid. “Dukungan masyarakat sangat luar biasa. Dalam sehari, takjil yang kita siapkan berkisar antara 70 sampai 100 porsi,” katanya.
Lebih dari sekadar berbagi hidangan, kegiatan ini menghadirkan makna mendalam tentang nilai ibadah dan kebersamaan. Ramadan dimaknai sebagai bulan yang menguatkan keikhlasan, memperluas empati, dan meneguhkan semangat sedekah. Senyum jamaah, sapaan hangat, dan doa bersama sebelum berbuka menjadi potret harmoni yang terasa nyata.
Usai menikmati hidangan berbuka, jamaah bersama-sama melaksanakan shalat Maghrib berjamaah. Saf yang tertata rapi, dipenuhi warga, jamaah, dan musafir, menambah kekhusyukan suasana. Kebersamaan yang terjalin sejak berbuka berlanjut dalam ibadah, memperkuat ikatan spiritual sekaligus sosial.
“Ini adalah wujud kebersamaan dan saling berbagi. Ramadan mengajarkan kita bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur serta kepedulian terhadap sesama,” tambah Iskandar.
Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua Masjid Besar Al Falah, Misbahudin, S.Ag, kepada seluruh donatur dan pecinta sedekah yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi para dermawan menjadi energi utama yang menjaga keberlanjutan buka puasa bersama setiap tahunnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga setiap sedekah yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Pengurus masjid juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Warga yang ingin menyumbang menu berbuka dapat datang langsung ke masjid atau menghubungi pengurus.
Di tengah nuansa Ramadan yang penuh berkah, Masjid Besar Al Falah kembali menegaskan perannya sebagai pusat ibadah sekaligus perekat kebersamaan. Buka puasa bersama yang terbuka bagi semua kalangan, ditutup dengan shalat berjamaah, menjadi simbol kuatnya nilai ukhuwah dan solidaritas di bulan suci.
(Rep Leman)
0 Komentar