INDRAGIRI.com, Kateman – PT. Oscar Investama menunjukkan respons cepat dan kepedulian nyata dengan bersinergi bersama TNI, Polri, serta pemerintah setempat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Sungai Teritip, Kecamatan Kateman, pada hari ini.
Kebakaran tersebut diketahui melanda lahan perkebunan kelapa milik masyarakat. Peristiwa karhutla ini diduga kuat dipicu oleh kemarau panjang yang melanda wilayah Sungai Guntung dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir, sehingga kondisi lahan menjadi sangat kering dan mudah terbakar.
Humas PT. Oscar Investama, Frans Aritonang bersama Dt. Nazaruddin, menyampaikan bahwa PT. Oscar Investama sejak awal telah berkomitmen untuk hadir dan bergerak cepat dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan masyarakat dan lingkungan.
“Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, sebelumnya PT. Oscar Investama telah membantu dua unit alat pemadam kebakaran yang dapat digunakan dalam upaya penanganan karhutla. Hari ini kami kembali bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah setempat untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Frans Aritonang.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat keamanan, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar. Langkah ini dinilai penting untuk menekan dampak kerusakan lingkungan serta mencegah kerugian yang lebih besar bagi warga, khususnya para petani kelapa.
Sementara itu, Dt. Nazaruddin menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam menghadapi bencana karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem akibat kemarau panjang.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat titik api sekecil apa pun. Karhutla bukan hanya merugikan pemilik lahan, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan, lingkungan, dan kehidupan bersama,” tegasnya.
PT. Oscar Investama berharap dengan sinergi yang kuat dan kesadaran bersama, kejadian serupa tidak kembali terulang, serta lingkungan dan mata pencaharian masyarakat dapat tetap terjaga. (*)
0 Komentar