Breaking News

Sinergi Pertanian dan Pendidikan: Dinas Pertanian Indragiri Hilir Salurkan Bibit Cabai untuk Kebun Sekolah Santri Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah

 


INDRAGIRI.com, Tembilahan, Indragiri Hilir – Sinergi antara sektor pertanian dan pendidikan terus dikembangkan melalui program pemberdayaan lingkungan sekolah berbasis praktik. Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah Sungai Raya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir menerima bantuan bibit cabai dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Indragiri Hilir untuk mendukung program kebun sekolah sebagai media pembelajaran bagi para santri.

Penyerahan bantuan bibit cabai dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Surohman, S.ST, didampingi oleh Muhammad Rafai HA, M.E, Staf Bidang Lahan dan Irigasi Pertanian. Bantuan tersebut diterima oleh Direktur Unit Usaha Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah, Dr. Fahrina Yustiasari Liriwati.

Program kebun sekolah ini menjadi bagian dari inovasi pembelajaran pesantren yang menggabungkan pendidikan dengan keterampilan praktis. Melalui kegiatan tersebut, santri akan terlibat secara langsung dalam proses budidaya tanaman cabai, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen hasil pertanian.

Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter santri. Melalui pengelolaan kebun sekolah, santri belajar nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan.

Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah Sungai Raya, Kiyai Ahmad Ridho Al-Hafiz, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Indragiri Hilir atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam mendorong pendidikan berbasis keterampilan dan lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan bibit cabai ini. Program kebun sekolah diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta didik serta lingkungan Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Fahrina Yustiasari Liriwati menjelaskan bahwa pengembangan kebun sekolah merupakan langkah pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang produktif dan inovatif. Melalui program ini, santri tidak hanya memperoleh pembelajaran teori, tetapi juga pengalaman nyata dalam bidang pertanian dan kewirausahaan.

“Kebun sekolah menjadi ruang belajar yang mempertemukan ilmu, praktik, dan nilai kemandirian. Santri dapat memahami proses produksi pangan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Kolaborasi antara Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah dan Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan menjadi awal pengembangan program pertanian pesantren yang berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus mencetak generasi santri yang terampil, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan. (*)



0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close