INDRAGIRI.com, AMAL BAKTI - Aroma persaingan sepak bola mulai terasa di Lapangan Gelora Amal, Kelurahan Amal Bakti. Sebanyak 64 tim resmi ambil bagian dalam Suak Jangkang Cup 2026 yang mulai bergulir Selasa (25/8/2026), menghadirkan pertarungan panjang untuk merebut prestasi sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi talenta-talenta terbaik Kecamatan Kateman.
Lebih dari sekadar pertandingan, turnamen ini menjadi ruang pertemuan masyarakat melalui olahraga. Semangat kompetisi berpadu dengan upaya mempererat silaturahmi, menyalurkan minat sepak bola, hingga membuka peluang munculnya pemain-pemain muda yang memiliki kemampuan untuk berkembang ke level lebih tinggi.
Ketua Panitia, Sentosa, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Amal Bakti, pemerintah kelurahan, serta para donatur yang turut menopang terselenggaranya kompetisi. Turnamen tersebut dihimpun melalui swadaya masyarakat dan dukungan donatur, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp600 ribu untuk setiap tim.
Menurut Sentosa, seluruh peserta diharapkan mampu menjadikan kompetisi sebagai ajang menunjukkan kemampuan tanpa mengesampingkan persaudaraan. Ia juga mengajak para pemain menjaga nama baik tim serta menciptakan pertandingan yang menarik dan sportif.
Sementara itu, Ketua KOK Kateman, Herman, menyoroti pentingnya kedewasaan seluruh peserta selama pertandingan. Baginya, kualitas turnamen bukan hanya terlihat dari teknik bermain, tetapi juga dari kemampuan pemain dan official menghormati aturan serta keputusan perangkat pertandingan.
Herman turut meminta wasit menjalankan tugas secara profesional dan netral. Ia menegaskan, tindakan yang berujung pada keributan tidak akan dibiarkan begitu saja dan dapat berpengaruh terhadap tim yang terlibat.
“Kalau ada yang melakukan pelanggaran atau membuat keributan, panitia akan mencatat. Tim yang membuat onar akan kita skor,” tegas Herman.
Apresiasi juga datang dari Camat Kateman, Akapriadi, S.H. Ia menilai terselenggaranya Suak Jangkang Cup 2026 menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam membangun kegiatan positif melalui olahraga.
Akapriadi berpesan agar setiap tim menjadikan pertandingan sebagai kesempatan mengeluarkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga hubungan baik antarpemain dan masyarakat. Menurutnya, persaingan di lapangan tidak boleh menghilangkan nilai persaudaraan di luar pertandingan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Turnamen Bola Kaki Suak Jangkang Cup secara resmi saya nyatakan dimulai,” ujar Akapriadi.
Sesaat setelah pernyataan tersebut, kick-off simbolis dilakukan sebagai penanda dimulainya kompetisi. Camat Kateman bersama Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, S.H., M.H., Ketua KOK Herman dan sejumlah tokoh masyarakat turut turun ke lapangan dalam momen pembukaan tersebut.
Sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat juga hadir menyaksikan pembukaan, di antaranya perwakilan KUA, perwakilan Kelurahan Amal Bakti, Kelurahan Tagaraja dan Kelurahan Bandar Sri Gemilang, Bhabinkamtibmas Brigadir Ariyanto Ardi, serta tokoh masyarakat Serpan Ujang atau Bang Jarot, Darwis dan M. Amin.
Rifki FC Buka Turnamen dengan Kemenangan
Pertandingan perdana langsung menyajikan duel yang menarik. Rifki FC Tanjung Raja berhadapan dengan Bunga Tanjung Penjuru dalam laga yang menjadi pintu awal perjalanan kedua tim di Suak Jangkang Cup 2026.
Rifki FC Tanjung Raja menurunkan Khaidir (16), Sudir (15), Jefri (9), Mardi (5), Misran (6), Rifki (7), Pak Itam (2), Yanto (4), Supi (3), Mahmud (14) dan Ateng (12).
Di kubu lawan, Bunga Tanjung Penjuru memainkan Dayan (03), Ujang (08), Heri (26), Salman (19), Herman (12), Adit (17), Anto (19), Azril (21), Dodo (18), Farel (15) dan Kamal (24).
Begitu pertandingan dimulai, kedua kesebelasan langsung tampil agresif. Bunga Tanjung Penjuru mencoba membangun serangan dengan kombinasi antarlini, sedangkan Rifki FC bermain lebih efektif ketika memperoleh ruang untuk mengancam pertahanan lawan.
Dukungan penonton dari sisi lapangan membuat tensi pertandingan semakin hidup. Serangan demi serangan dilancarkan kedua tim, namun Rifki FC mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik.
Hingga laga berakhir, Rifki FC Tanjung Raja memastikan kemenangan 2-0 atas Bunga Tanjung Penjuru. Hasil tersebut menjadi awal positif bagi Rifki FC, sementara Bunga Tanjung Penjuru masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya.
Laga pembuka dipimpin Budiyanto sebagai wasit utama, didampingi Afriadi sebagai Asisten Wasit 1 dan Yasir sebagai Asisten Wasit 2.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 64 tim, perjalanan Suak Jangkang Cup 2026 dipastikan masih panjang. Setiap pertandingan akan menjadi ujian konsistensi, strategi dan mental para pemain dalam mengejar langkah menuju fase berikutnya.
Di tengah semangat kompetisi, Forkopimcam Kateman juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih kondisi cuaca yang cukup panas membutuhkan perhatian bersama.
Suak Jangkang Cup 2026 kini telah membuka lembaran persaingannya. Dari puluhan tim yang datang dengan ambisi masing-masing, hanya mereka yang mampu menjaga performa, disiplin dan mental bertanding yang akan memiliki peluang paling besar mengangkat trofi di penghujung kompetisi.
(Rep / Leman)
0 Komentar