Breaking News

Dari Sekolah Langkah Pencegahan Dimulai: KUA Kateman dan MTs-TI Sungai Guntung Kawal Remaja Lewat BRUS



INDRAGIRI.com, Tagaraja, Kateman - Masa remaja adalah fase ketika rasa ingin tahu tumbuh cepat, sementara kemampuan mengambil keputusan masih terus dibentuk. Melihat pentingnya fase tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kateman bersama Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah (MTs-TI) Sungai Guntung mengambil langkah preventif melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).

Komitmen itu dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua lembaga, Kamis (17/9/2026).

MoU ditandatangani Kepala KUA Kecamatan Kateman, Abd. Hayatussalis, M.Pd., dan Kepala MTs-TI Sungai Guntung, Mirwan, S.Sy., Gr.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk menghadirkan pembinaan remaja secara lebih terstruktur di lingkungan madrasah. BRUS nantinya menjadi sarana bagi siswa untuk memperoleh pemahaman yang berkaitan dengan kehidupan remaja, pergaulan, pembentukan karakter, nilai keagamaan, serta kesiapan menghadapi kehidupan di masa mendatang.

Bagi KUA Kateman, pendekatan kepada remaja perlu dilakukan sebelum berbagai persoalan muncul. Edukasi yang diberikan sejak bangku sekolah diharapkan dapat membantu peserta didik mengenali batasan dalam pergaulan dan memahami konsekuensi dari keputusan yang mereka ambil.

Abd. Hayatussalis, M.Pd., mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap generasi muda melalui pendekatan edukatif dan keagamaan.

“Anak-anak kita berada pada masa yang sangat menentukan. Mereka perlu dibekali pemahaman agar mampu menjaga diri, memahami tanggung jawab dan mempersiapkan masa depan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan KUA di tengah masyarakat tidak sebatas memberikan pelayanan terkait pernikahan. Pembinaan keluarga dan generasi muda juga menjadi bagian penting yang perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan.

Ia berharap MoU tersebut menjadi pintu masuk bagi kegiatan BRUS yang dilaksanakan secara konsisten dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Di sisi lain, Mirwan, S.Sy., Gr., menyambut positif keterlibatan KUA dalam memberikan pembinaan langsung kepada peserta didik MTs-TI Sungai Guntung.

Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab dalam mendidik siswa, namun pembentukan karakter membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Anak-anak tidak hanya membutuhkan pelajaran di dalam kelas. Mereka juga perlu mendapatkan wawasan untuk menghadapi persoalan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari,” kata Mirwan.

Ia berharap BRUS dapat menjadi ruang yang terbuka bagi siswa untuk mendapatkan informasi dan pemahaman yang tepat, terutama terkait pergaulan, masa depan, tanggung jawab dan kesiapan menghadapi kehidupan dewasa.

Sinergi kedua lembaga ini sekaligus memperlihatkan bahwa pencegahan persoalan remaja tidak harus menunggu sampai masalah terjadi. Sekolah, keluarga, lembaga keagamaan dan masyarakat dapat mengambil peran sejak proses pembentukan karakter dimulai.

Melalui BRUS, para siswa diharapkan memiliki bekal untuk lebih mengenal dirinya, memahami lingkungan, menjaga pergaulan serta menempatkan pendidikan dan persiapan masa depan sebagai bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close