INDRAGIRI.com, Nasional - Sebuah tragedi pelayaran menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang sedang berlayar melintasi perairan Laut Jawa dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Kapal Roro berukuran 8.540 Gross Tonage (GT) ini mengalami kemiringan hingga terbalik dan nyaris tenggelam akibat diterjang gelombang tinggi di sekitar perairan Masalembo. Upaya pencarian dan pertolongan skala besar langsung dikerahkan oleh tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, hingga kapal-kapal niaga di sekitar lokasi untuk menyelamatkan ratusan penumpang.
Hingga Senin 14 September 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan sebanyak 114 korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Dari total tersebut, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 6 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kapal yang dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping ini membawa total 243 orang berdasarkan data resmi manifes Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rinciannya terdiri dari 30 orang kru kapal, 27 orang mitra kerja kapal, 59 orang penumpang dewasa, 1 orang anak-anak, serta 126 orang sopir dan kernet.
Kronologi lengkap kejadian menunjukkan kapal resmi bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 06.52 LT dan mengalami kemiringan parah pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 LT di perairan Masalembo akibat diterjang gelombang laut yang sangat tinggi.
0 Komentar