Breaking News

Ar-Rasyidiyah Launching Unit Usaha Dan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat



INDRAGIRI.com, Sungai Raya – Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Launching Unit Usaha Pondok Pesantren yang dirangkaikan dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pendidikan Lingkungan Berbasis Ekopesantren dalam Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Santri”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kemandirian pesantren sekaligus membangun budaya peduli lingkungan di kalangan santri.

Kegiatan launching unit usaha ditandai dengan penanaman bibit lengkeng secara simbolis oleh Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah, Kiyai Ahmad Ridho Al-Hafiz. Penanaman tersebut menjadi simbol dimulainya pengembangan unit usaha pesantren yang selaras dengan konsep ekopesantren, yaitu pengelolaan pesantren yang mengintegrasikan pendidikan Islam, kemandirian ekonomi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam sambutannya, Kiyai Ahmad Ridho Al-Hafiz menyampaikan bahwa pengembangan unit usaha merupakan langkah strategis dalam membangun pesantren yang mandiri dan produktif. Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Penanaman bibit lengkeng ini menjadi simbol ikhtiar bersama agar unit usaha pesantren dapat tumbuh dan berkembang. Selain bernilai ekonomi, kegiatan ini juga mengajarkan santri tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keislaman,” ujarnya.



Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Fahrina Yustiasari Liriwati Dosen STAI Auliaurrrasydin Tembilahan dan Muhammad Rafai, M.E dengan tema “Pendidikan Lingkungan Berbasis Ekopesantren dalam Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Santri. Program ini bertujuan membangun kesadaran ekologis santri melalui pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan praktik pelestarian lingkungan.

Assoc. Prof. Dr. Fahrina Yustiasari Liriwati menjelaskan bahwa ekopesantren merupakan konsep pendidikan yang mendorong pesantren menjadi ruang pembelajaran lingkungan secara nyata. Santri tidak hanya memahami ajaran agama secara teoritis, tetapi juga mempraktikkan nilai kebersihan, kepedulian, tanggung jawab, dan pemanfaatan alam secara bijaksana.

“Lingkungan merupakan amanah Allah SWT yang harus dijaga. Pendidikan lingkungan di pesantren menjadi sarana membentuk karakter santri yang memiliki kepedulian terhadap alam dan kehidupan sosial,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Seksi Bidang Pondok Pesantren dan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H. Fahrurozi, M.A, unsur Pemerintahan Kecamatan Batang Tuaka kasubag perencanaan Richie Ricardo serta Kepala Desa Sungai Raya, Kartini wati.

Melalui launching unit usaha dan program ekopesantren ini, Pondok Pesantren Ar-Rasyidiyah menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pendidikan Islam yang mengembangkan tiga kekuatan utama, yaitu pendidikan keagamaan, kemandirian ekonomi, dan kepedulian lingkungan. Penanaman bibit lengkeng secara simbolis menjadi langkah awal menuju pesantren yang hijau, produktif, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (*)

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close