Breaking News

Viral Rektor UIN Makassar Minta Wisudawan Sebut Nama Cleaning Service dan Satpam

Wisuda angkatan 121 di UIN Alauddin Makassar (dok. detikcom)

Foto: detikcom

INDRAGIRI.com, Nasional - Momen wisuda angkatan ke-121 UIN Alauddin Makassar menyita perhatian warganet. Rektor kampus itu, Prof Hamdan Juhannis, mengajak tiga wisudawan merenungkan peran orang-orang yang jarang disebut, mulai dari petugas keamanan hingga petugas kebersihan.

Dalam video yang beredar di media sosial, Prof Hamdan memanggil tiga wisudawan ke panggung dan menanyai nama ketua program studi masing-masing. Ketiganya mampu menjawab. Namun, ketika ditanya nama petugas kebersihan, penjaga keamanan gedung perkuliahan, hingga penjual nasi goreng langganan, tak satu pun bisa menyebutkan.

“Dari tiga sarjana yang saya undang, semua tahu kaprodinya, semua tahu dekannya, nama dekannya. Tapi, tidak ada satu pun yang tahu nama dari orang-orang yang sebenarnya dalam kehidupan mereka sangat berkontribusi. Penjual nasi goreng tidak tahu namanya. Security tidak tahu namanya. Cleaning service yang tiap hari tidak tahu namanya,” kata Hamdan.

Hamdan menyampaikan pesan itu saat wisuda pada Selasa (15/9/2026). Ia mengajak para lulusan menjadi sarjana ‘anak tangga’, yakni sarjana yang menyadari bahwa setiap pencapaian dibangun di atas jasa banyak orang.

“Pesan saya adalah, jadilah sarjana anak tangga,” ujarnya.

Rektor lulusan Australian National University itu mengaku berusaha mengingat nama para petugas keamanan, marbot, hingga orang-orang yang bekerja di lingkungan kampus. Ia mencontohkan seorang petugas keamanan bernama Firman yang rutin memberi makan ikan di akuarium rektorat sampai sehat.

“Kenapa saya mencoba menghafal itu? Karena itulah bagian menjadi manusia, anak tangga. Orang-orang yang sering terabaikan, dianggap orang-orang kecil. Padahal sesungguhnya mereka-mereka itulah yang berkontribusi terhadap pencapaian kita,” ucapnya.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa gelar sarjana bukan sekadar simbol keberhasilan akademik, melainkan juga soal kepekaan dan kemampuan menghargai orang-orang di sekitar yang ikut mendukung perjalanan mahasiswa hingga mengenakan toga.

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close