![]()
INDRAGIRI.com, PEKANBARU - Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT menyerukan para lulusan Politeknik Kampar mempersiapkan keterampilan, kreativitas, integritas, serta kemampuan beradaptasi untuk menghadapi persaingan dunia kerja yang ketat. Pesan tersebut disampaikan saat ia menghadiri Wisuda ke-15 Politeknik Kampar di Ballroom Hotel Furaya Pekanbaru, Senin (19/10/2026).
Ahmad Yuzar menyoroti potensi Kampar yang memiliki lahan sawit hampir 1 juta hektar dari total 6 juta hektar di Riau, sementara Indonesia mencatat produksi CPO 40 juta ton per tahun sebagai produsen terbesar dunia. Menurutnya, peluang ini menjadi tantangan bagi lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bidang persawitan guna menggerakkan ekonomi nasional.
Bupati menegaskan bahwa ijazah bukan satu-satunya modal meraih kesuksesan. Dunia kerja dan usaha kini membutuhkan lulusan yang mampu menyelesaikan persoalan, berinovasi, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. "Dahulu orang bertanya sudah punya ijazah apa, sekarang pertanyaannya apa yang bisa kamu lakukan, keterampilan apa yang kamu miliki, dan apa yang bisa kamu hasilkan," ujarnya.
Ia menyampaikan empat pesan praktis: terus mengasah keterampilan dan memperluas wawasan, berani mencoba hal baru serta belajar dari pengalaman, menciptakan peluang melalui kreativitas dan inovasi, serta menjaga kejujuran, tanggung jawab, etika, dan nama baik almamater. Lulusan juga diminta berani memulai dari bawah dan tidak malu bekerja keras.
"Ananda tidak harus menunggu menjadi orang hebat untuk memberikan manfaat. Mulailah dengan melakukan hal-hal sederhana secara sungguh-sungguh, jujur, dan bertanggung jawab," pesannya. Pemerintah Kabupaten Kampar, kata Yuzar, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya agar generasi muda mampu menjawab tantangan pembangunan dan kebutuhan industri.
Direktur Politeknik Kampar Dr. Nina Veronica, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN Eng. menyampaikan selamat kepada 214 wisudawan dan wisudawati. Sejak berdiri pada 2011, Politeknik Kampar telah melahirkan lebih dari 1.500 lulusan dan mengembangkan pendidikan vokasi melalui program Diploma III Pengolahan Sawit serta Diploma III Perawatan Mesin, termasuk menerima mahasiswa penerima beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan BPDP dari berbagai provinsi.
Ketua Yayasan Datuk Tabano Eka Sumahamid, S.T., M.Si. mengapresiasi kehadiran Bupati Kampar dalam momentum wisuda tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia industri terus diperkuat untuk melahirkan lulusan yang inovatif, berintegritas, serta siap memenuhi kebutuhan tenaga kerja.
Sumber : Internet
0 Komentar