Breaking News

Ketua PMI Indragiri Hilir tutup pelatihan pembina PMR tahun 2026

INDRAGIRI.com, Tembilahan - Katerina Susanti Herman, sebagai Ketua PMI Kabupaten Indragiri Hilir, menutup kegiatan pelatihan pembina PMR tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Hotel Tembilahan Pratama.

Katerina mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia, pelatih, serta peserta yang telah mengikuti pelatihan tersebut dengan disiplin, semangat, dan dedikasi penuh.

Menurutnya, Palang Merah Remaja (PMR) merupakan aset berharga PMI untuk menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat relawan kepada generasi muda sejak usia dini.

Keberhasilan pembinaan karakter dan keterampilan anggota PMR di sekolah sangat tergantung pada peran para pembina, yang diharapkan mampu memberikan ilmu, bimbingan, dan teladan kepada peserta didik.

Untuk menjaga relevansi, pembina disarankan menggunakan pendekatan yang partisipatif dan inovatif, menyesuaikan dengan tahap perkembangan anak, sehingga aktivitas PMR dapat tumbuh memberi manfaat konkret di sekolah serta masyarakat.

Katerina menekankan bahwa anggota PMR harus memahami dan menjalankan tujuh prinsip gerakan Palang Merah Internasional, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

Anggota PMR diharapkan menerapkan Tri Bakti PMR dengan meningkatkan keterampilan kesehatan, berkontribusi bagi masyarakat, serta memperkuat persahabatan di tingkat nasional dan internasional.

Katerina berharap agar pembina bisa memotivasi anggota PMR untuk menjalankan gaya hidup sehat, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta menciptakan generasi muda yang kuat, peduli, dan siap menolong mereka yang perlu bantuan.

Sumber : Internet

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close