
INDRAGIRI.com, TEMBILAHAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes. mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi anak serta vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) sebagai langkah pencegahan kanker serviks.
Ajakan tersebut disampaikan dalam program Podcast 1000 Parit GGTV di Ruang Podcast Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Inhil, Jalan Akasia Nomor 2, Tembilahan, Senin (26/10/2026). Acara tersebut juga menghadirkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Inhil dr. Muhammad Rahmatsyah Nasution, Sp.A., dan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Inhil dr. Udin Syafriuddin, M.Kes.
Dalam diskusi, Katerina menyoroti peran aktif TP-PKK mendukung program imunisasi melalui sosialisasi kader hingga tingkat desa. Kader PKK dianggap vital dalam menyampaikan informasi kepada keluarga, khususnya ibu-ibu, agar memahami dan mendukung kelengkapan imunisasi demi kesehatan anak.
Katerina juga menekankan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai panduan memantau riwayat imunisasi, pertumbuhan, dan perkembangan anak. Ia mengungkapkan sudah menerapkan hal tersebut di keluarganya sendiri, sejalan dengan arahan tenaga kesehatan agar pencatatan konsisten demi pemantauan pelayanan kesehatan yang optimal.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Udin Syafriuddin, M.Kes. menyoroti sinergi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan program kesehatan. Dukungan TP-PKK lewat jaringan kader dinilai esensial memperluas jangkauan informasi dan mendorong partisipasi masyarakat, terbukti capaian penjangkauan anak zero-dose mencapai sekitar 90 persen dan meraih penghargaan Imunisasi Zero Dose (IZD) dari Menteri Kesehatan pada 2026.
Sementara dr. Muhammad Rahmatsyah Nasution, Sp.A. menegaskan imunisasi sebagai langka krusial melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah vaksin. Ia mengimbau masyarakat tidak ragu mengikuti program serta memastikan informasi bersumber dari tenaga kesehatan profesional.
Pembahasan meluas ke vaksinasi HPV untuk melindungi perempuan dari infeksi penyebab utama kanker serviks. Sebagai tindak lanjut, pencanangan vaksinasi HPV dijadwalkan 6 November 2026 di Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan. Biaya vaksin mandiri yang awalnya Rp1,4 juta per dosis berhasil ditekan menjadi Rp290.000 lewat negosiasi, sedangkan untuk sasaran program sekolah diberikan gratis. Informasi pendaftaran tersedia di tautan https://bit.ly/PendaftaranSejutaVaksinHPV atau fasilitas kesehatan yang ditunjuk.
Sumber : Internet
0 Komentar