Headlines News :

Ini 5 Hal Penting Tentang PNS di Era Jokowi, 5 Tahun Tanpa Penerimaan dan Bisa Turun Gaji

JAKARTA, INDRAGIRI.COM - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berjanji bakal mengedepankan efisiensi dalam kinerja pemerintahannya. Hal ini sangat ditekankan pada para menteri bawahannya untuk selalu dan segera diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

Implikasi kebijakan ini tentu adalah para aparatur negara harus semakin bekerja keras. Jokowi memang sangat menekankan agar para pegawai negeri sipil (PNS) bekerja keras melayani masyarakat.

Pasalnya, saat menjabat Gubernur DKI, Jokowi sempat menemukan di salah satu komputer PNS Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta Timur sedang dipakai bermain di waktu kerja.

Saat menjadi presiden, Jokowi nampaknya tidak ingin kejadian sama terjadi di lingkungan kementerian/lembaga.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pendayaguna Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi.

Salah satu langkah efisiensi tersebut ialah menghentikan sementara penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) selama lima tahun mendatang. Langkah ini dimaksudkan agar proses reformasi birokrasi berjalan efektif.

"Instruksi beliau (Jokowi) adalah minta dilakukan moratorium PNS," kata Yuddy di Kementerian PAN RB, Jakarta, Selasa (27/10).

Langkah efisiensi Jokowi membuat para PNS harus bersiap dengan segala kemungkinan. Apa saja itu? Berikut merdeka.com mencoba merangkumnya.

1.Gonta-ganti lokasi kerja

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya bakal melakukan moratorium calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun depan. Kebijakan itu bahkan akan diterapkan selama masa jabatannya atau lima tahun.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno mengakui menerima kebijakan tersebut. Namun, dia menyarankan agar kebijakan Jokowi itu dilakukan evaluasi tiap tahunnya.

Eko mengungkapkan, bila moratorium itu dilakukan maka harus dilakukan pembagian pegawai. "Jadi bisa dilakukan relokasi pegawai. Saat ini kan PNS sekitar 5 juta, cukup banyak. Nanti bisa oper-operan (pegawai)," kata Eko kepada merdeka.com.

Tidak hanya itu, Eko menegaskan dengan adanya moratorium itu maka para PNS harus siap dimutasikan. Sebab, saat ini undang-undang nomor 5 tahun 2014 menyebutkan bahwa mereka adalah PNS Republik Indonesia.

"Mutasi sangat dimungkinkan untuk mengisi kekosongan," tegasnya.

2. PNS Bisa Turun Gaji

Langkah Presiden Joko Widodo menggabungkan atau melebur beberapa kementerian dipastikan berdampak pada PNS yang bekerja. Selain kemungkinan ditransfer ke kementerian lain atau bahkan ke daerah, PNS juga dimungkinkan turun gaji.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Eko Sutrisno mengatakan dalam peleburan kementerian akan ada transfer pegawai. Transfer pegawai dilakukan dengan tes kompetensi untuk mencari posisi yang cocok untuk PNS tersebut.

"Nanti gaji hampir sesuai dengan hasil kompetensinya. Kalau naik grade (level) maka gajinya bisa naik di kementerian baru. Kalau turun ya bisa turun," ucap Eko ketika berbincang dengan merdeka.com.

3.Masuk kerja jam 07.00

Setelah resmi menjadi orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti langsung membuat gebrakan di internal. Setelah melakukan inspeksi mendadak dan menggelar rapat pimpinan, Susi memutuskan untuk membuat perubahan mendasar.

Dia mengubah jadwal kerja di kementerian yang dipimpinnya. Jika biasanya pegawai kementerian KKP masuk kerja pukul 08.00 WIB, mulai besok, Rabu (29/10) masuk satu jam lebih awal.

"Saya mau jam kerja diubah dari jam 08.00 WIB jadi jam 07.00 WIB dan pulang jam 15.00 WIB," ujar Susi saat ditemui di kantor kementerian bidang perekonomian, Jakarta.

Dia punya alasan mengubah jadwal kerja pegawai kementerian. "Supaya nggak kena macet," singkatnya.

4.Masuk piket Sabtu-Minggu

Tidak hanya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang membuat gebrakan di internal kementeriannya. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga membuat gebrakan di kementerian yang dipimpinnya.

Jika Susi meminta anak buahnya masuk kerja satu jam lebih pagi, Jonan memberlakukan piket akhir pekan atau pada Sabtu-Minggu untuk seluruh pegawai Kemenhub.

"Dibikin bergiliran yang ada pertanggungjawaban," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta.

Dia tidak menampik bahwa cara ini mengadopsi yang diberlakukan di PT Kereta Api Indonesia. Jonan menegaskan, piket akhir pekan tidak hanya berlaku untuk anak buahnya saja, tapi dia juga akan ikut serta di dalamnya. "Jadi termasuk saya kalau mendapat gilirannya," jelas dia.

Alasan lain kebijakan ini agar ada pemerataan kerja pegawai Kemenhub yang kesehariannya bekerja di kantor dan di lapangan. "Kalau saya liat rekan-rekan kemenhub di lapangan 24 jam," ungkapnya.

5. PNS Pusat Bisa Dimutasi ke Daerah

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno mengakui, penggabungan atau peleburan kementerian berdampak langsung pada pegawai. Jika sudah jelas komposisi kementerian, termasuk yang akan dilebur, pihaknya akan menata ulang jabatan dan posisi PNS dengan melakukan tes kompetensi.

"Penggabungan wajar saja. Memang berdampak pada PNS-nya, harus ditata ulang. Akan ada jabatan baru ada kompetensi baru diperlukan. Uji kompetensi baru juga penting. Sangat penting sekali dan kita sudah punya dasarnya yaitu UU No 5 Tahun 2014," ucap Eko ketika berbincang dengan merdeka.com di ruangan kantornya, Jakarta.

Salah satu wacana yang muncul sebagai solusi untuk PNS kementerian yang dilebur adalah mendistribusikan PNS ke daerah agar postur PNS di kementerian tidak terlalu gemuk. Menurut Eko, hal itu tidak masalah mengingat Indonesia tidak lagi mengenal pegawai daerah atau pusat. Semuanya disebut Pegawai Negeri Sipil Indonesia. Sehingga, ada potensi pengiriman PNS ke daerah yang membutuhkan.

"Pindah-pindah instansi dan unit kerja, hal yang wajar dalam melakukan penataan manajemen. Memang nanti ada jabatan baru organisasi baru pasti iya. Program program apa nanti dari Pak Jokowi, sehingga jabatan baru dipetakan menurut kompetensi dan jabatan seperti apa," tegasnya. ***

sumber : merdeka.com

Hijrah, Sumpah Pemuda dan Revolusi

Oleh: Abdul Malik Al-Munir
(Presiden Rumah Peradaban

Tulisan ini sengaja dibuat dalam rangka tiga momentum penting di negeri ini (Indonesia; Our beloved Country). Momentum yang dimaksud adalah Hijrah yang jatuh pada jum’at, tanggal 24 oktober 2014, sumpah pemuda pada hari selasa 28 oktober dan kelahiran Revolusi yang saya maksud adalah pada saatnya diumumkannya susunan “kabinet kerja” Presiden Jokowi pada hari minggu 25 oktober 2014. Tulisan ini juga bermotif sama dengan tulisan saya sebelumnya (baca; Jokowi dan Starterpoint untuk Bangsa) adalah tulisan provokasi untuk Indonesia yang lebih baik. Mengambil istilah jargon jokowi dan mitra koalisi untuk “Indonesia Hebat”.

Hijrah sebagaimana yang kita ketahui adalah suatu peristiwa berpindahnya nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke kota Madinah yang kemudian oleh khalifah Umar bin Khattab dijadikan awal penanggalan bagi tahun Hijriah. Tepat pada hari Jum’at  tanggal 24 oktober 2014 ketika terbenamnya matahari adalah pertanda masuknya awal tahun hijriah 1436 H. Maka berbagai ucapan selamat pun dilayangkan seorang muslim kepada rekannya sesama muslim baik itu melalui sms, facebook, twitter dan lainnya. Bahkan lembaga-lembaga keislamanan juga mengadakan perayaan menyambut tahun baru ini. Perayaan semacam ini tentu baik, namun tidak sedikit yang hanya terhenti pada perayaan saja. Tidak ada yang meneguhkan tekad dengan slogan dan mengurainya dengan makna hijrah yang sebenarnya yaitu sebuah praktek untuk bergerak kearah yang lebih baik. Sedangkan hemat saya, seharusnya perayaan hijrah itu dijadikan bahan evalusi individu maupun lembaga untuk merumuskan ulang serta melakukan strategi transformatif dalam mencapai tujuan yang dikehendaki.


Peristiwa kedua yang penting yang terjadi dibulan ini adalah sumpah pemuda, sebuah sumpah yang diucapkan oleh kalangan pemuda di negeri ini dalam ikatan pikir dan rasa yang sama, yaitu se-Indonesia dalam bangsa, tanah air serta bahasa. Sumpah pemuda merupakan ikatan nasioalisme yang mempuni sebagai pijakan untuk komitmen keindonesian.


Dan peristiwa yang terakhir dibulan ini adalah terbentuknya “kabinet kerja” yang berupa komposisi para pembantu presiden Jokowi dan Yusuf Kala. Peristiwa-peristiwa yang saya sebutkan tadi mulai hijrah, sumpah pemuda dan terbentuknya “kabinet kerja” adalah dasar kita sebagai bangsa untuk melalukan Revolusi. Revolusi yang saya maksud adalah perubahan yang cepat untuk mewujudkan negara ini kepada kesejahteraan penduduknya. Revolusi itu saya bagi menjadi dua bagian. Pertama, Revolusi internal (diri) yaitu suatu usaha cepat untuk mengubah diri lebih baik. Semangat hijrah menjadi pendorong melakukan internalisasi nilai-nilai Islam dalam diri seseorang. Islam betul-betul tergambar dalam diri seorang muslim, untuk itu harus ada upaya intropeksi dari perseorangan terhadap nilai-nilai islam, apakah dirinya sudah akrab dengan nilai islam ketika melakukan aktivitas kesehariannya. Sedangkan semangat sumpah pemuda adalah upaya untuk menumbuhkan nilai keislaman dalam bingkai keindonesian, dimana kita memahami bahwa kita hidup dinegeri dengan kemajemukan penduduknya. Kedua, Revolusi bangsa, Revolusi bangsa yang saya maksud adalah upaya negara untuk mengadakan gerakan secepatnya dalam membenahi bangsa ini. 


Revolusi itu adalah Revolusi etos kerja dan yang terpenting adalah Revolusi Saintifik. Revolusi etos kerja adalah dimana kita dengan hijrah dan sumpah pemudanya mendorong komponen bangsa untuk melakukan kerja dengan maksimal dan tidak surut untuk mencapai tujuan bangsa yang berkesejahteraan sampai Tuhan sendiri menyuruh kita berhenti (stop by God). Revolusi Saintifik adalah sebuah kemestian bagi negara kita, betapa tidak kalau hal ini tidak kita lakukan maka kita akan terus berada dalam “hegemoni negara lain” tidak berdikari dalam segala hal karena ketergantungan pada yang lain. Bung Karno mengatakan “Republik Indonesia harus mencapai tiga kesaktian bangsa (Trisakti) yaitu berdaulat dibidang politik, berdikari dibidang ekonomi, dan berkepribadian dibidang kebudayaan”. 

Pernyataan Bung Karno tetap. Namun perlu ditambah untuk kondisi kekinian Indonesia. Hemat saya pernyataan Ayatollah Seyyed ‘Ali Khamenei lebih tepat untuk kita sadur, Khamenei mengatakan “Revolusi Islam telah mengantarkan Iran menjadi bangsa yang berdaulat dibidang politik, berdikari di bidang ekonomi, berkepribadian dibidang kebudayaan agama, berkarya dibidang sains dan teknologi, dan bermartabat dalam pertanahan militer”.Pernyataan kedua terakhir dari Khamenei ini yang patut diambil dan diterapkan “berkarya sains dan teknologi” dan “bermartabat dalam pertahanan militer”. Maka revolusi saintifik adalah solusi untuk mewujudkan apa yang dikatan oleh kedua tokoh tadi. 

Lantas, bagaimana caranya? Untuk revolusi saintifik ini, saya menawarkan dua gerak cepat. Pertama, Pemerintah harus memanggil putra-putri terbaik bangsa ini untuk mengabdikan keilmuannya dibangsa ini tentu atas dasar nasionalisme. Hal ini pernah dilakukan oleh Soeharto ketika memanggil Habibie Putra Indonesia yang jenius ini untuk mengabdi kepada  negara ini. Terbayangkan kalau kita memiliki ribuan Habibie yang terpanggil untuk mengabdi dinegeri ini. Memanggil yang saya maksud adalah menyediakan lapangan untuk mereka berkreasi seluas-luasnya. Kedua, membuat visi sainstifik kenegaraan jangka panjang dan diterjemahkan dengan proyek-proyek sains. Untuk hal ini negara tidak boleh segan menggelorontorkan dana yang besar. maka melalui tulisan ini saya mengajak dan mendorog baik perseorangan telebih lagi pemerintah untuk melakukan Revolusi diri dan Revolusi Saintifik dengan semangat hijrah dalam bingkai “sumpah” kesetian “pemuda” pada negara ini. Bravo Indonesia. (**)

Pellegrini Bertekad Secepatnya Pulihkan Kepercayaan Diri Pemain City

Manchester - Manuel Pellegrini tahu performa kurang oke Manchester City belakangan sudah mempengaruhi mental pemainnya. Manajer asal Chile itu bertekad memulihkan kepercayaan diri penggawaThe Citizens secepat mungkin.

City mengawali musim ini dengan penampilan yang tak begitu impresif. Meski masih berada di papan atas Premier League, tapi mereka sudah menelan dua kekalahan dan tertinggal enam poin dari Chelsea di puncak klasemen.

Sementara itu di Liga Champions mereka kini duduk di posisi ketiga dengan dua poin dari tiga laganya. Rentetan start kurang maksimal itu dipuncaki Kamis (30/10) dinihari WIB tadi saat disingkirkan Newcastle United di babak keempat Piala Liga Inggris.

Kekalahan dari Newcastle itu berarti City sudah tak menang di tiga laga terakhir dengan. Selain ditaklukkan West Ham United akhir pekan lalu, City juga cuma main imbang 2-2 dengan CSKA Moskow di Liga Champions pekan lalu.

Tren negatif ini tentu bukan modal yang bagus jelang duel dengan tim sekota Manchester United di Etihad Stadium, Minggu (2/11) malam WIB besok. Apalagi 'Setan Merah' tengah dalam kepercayaan diri tinggi usai menahan imbang pemuncak klasemen Chelsea kemarin.

Kini tugas berat menanti Pellegrini untuk memulihkan mental para pemainnya agar mampu meraih tiga poin, demi menjaga persaingan dengan Chelsea serta Southampton yang ada di atas mereka.

"Sulit mengatakan apa yang terjadi saat ini tapi kami harus mengembalikan kepercayaan diri sebagai tim. Kami akan terus mencoba untuk memulihkannya untuk persiapan laga derby," tutur Pellegrini di BBC.

detik.com

Harga Karet Tertinggi Hasil Lelang Poktan Saiyo Sakato Capai Rp 9.100 Perkilogram

TELUK KUANTAN - Harga karet tertinggi melalui pasar lelang yang dilakukan kelompok tani Saiyo Sakato Desa Jalur Patah, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (27/10/2014) lalu, tercatat mencapai Rp 9.100 per kilogram.

Hal tersebut dibeberkan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi H. Wariman. DW, SP melalui Kepala Seksi Pengolahan Pemasaran dan Promosi Disbun Kuansing, Andri Yama Putra, S.Hut, M.Si.
Hasil pantauan itu  ujarnya, menandakan, harga bahan olah karet (bokar) di Kabupaten Kuantan Singingi pada pekan ini mengalami kenaikan dari harga pekan lalu.
Kenaikan harga karet ini ujarnya dipantau melalui pasar lelang karet yang dilakukan oleh sejumlah kelompok tani ( Poktan ) maupun gabungan Poktan ( Gapoktan ) di beberapa kecamatan antara lain kelompok tani Saiyo Sakato dengan harga lelang sebesar Rp 9.100 perkilogram  di Desa Jalur Patah Kecamatan Sentajo Raya, kelompok tani Sepakat Desa Banjar Benai Kecamatan Benai dengan harga Rp 8.700 perkilogram, kelompok tani Berkah Ilahi sebesar Rp 8.600 perkilogram  di Kecamatan Gunung Toar, Gapoktan Maju Basamo di Desa Kopah Kecamatan Kuantan Tengah dengan harga lelang sebesar Rp 8.700 per kilogram  dan kelompok tani di desa logas Kecamatan Singingi dengan harga lelang karet adalah Rp 8.400 perkilogram.

“ Harga karet melalui kelompok tani Saiyo Sakato Desa Jalur Patah Kecamatan Sentajo Raya adalah harga karet mingguan, sementara untuk harga karet yang dilelang oleh kelompok tani yang lainnya dilakukan tergantung ketersediaan bokar dipenyimpanan atau gudang dan biasa dilakukan setiap 10 hari, “ kata Andri menjelaskan.

Selanjutnya, Andri menyampaikan bahwa harga bahan olah karet melalui pasar lelang yang dilakukan kelompok tani maupun gapoktan sangat berpengaruh terhadap harga pasaran di tingkat petani yang ditetapkan. Untuk itu dirinya mengimbau agar masyarakat disetiap desa dapat membentuk kelompok tani atau Gapoktan karena banyak manfaat yang dirasakan selai harga bersaing juga mendapat pembinaan menghasilkan Bokar yang baik .

“ Sementara itu, harga dasar karet (K3) yang ditetapkan oleh PT. Andalas Agro Lestari pada tanggal 29 Oktober 2014 adalah Rp 15.000 perkilogram, atau berangsur naik dari kondisi pekan lalu yang hanya Rp 12.500 perkilogram, “ ujarnya. (  isa )

kuansingterkini.com

Polres Tunjuk Talang Jerinjing Desa Pelopor Lalu Lintas

RENGAT - Desa Talang Jerinjing kecamatan Rengat Barat kabupaten Indragiri Hulu, ditunjuk sebagai desa pelopor Lalu lintas di kabupaten Indragiri Hulu. Penunjukan itu dilakukan langsung oleh Kasat Lantas Polres Inhu, AKP Ari Setyawan Wibowo, Senin (27/10) di aula kantor desa Talang Jerinjing.

Dalam kesempatan tersebut,  melalui Kanit Laka Aiptu Leksi, langsung melakukan pemaparan terkait peraturan lalu lintas, sebagai dasar para ketua RW, RT dan Kadus serta tokoh masyarakat untuk dapat memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan dapat dijadikan bahan untuk sosialisasi kepada masyarakat lainnya.

Dijelaskan Kasat, dalam berkendara ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Pertama siap kendaraan, artinya kondisi fisik kendaraan harus diperhatikan. Karena memang kendaraan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Kedua siap mengemudi (diri), dimana kondisi fisik pengendara juga harus menjadi perhatian, emosional, umur pengendara.
“Orang tua yang memberikan anaknya yang belum cukup umur untuk berkendara, berarti harus siap menanggung resiko yang akan terjadi pada anak tersebut saat berkendara, jika terjadi kecelakaan. Karena umur anak dibawah 17 tahun, masih labil jika diiberikan kendaraan, ungkapnya.

Ditambahkan Kasat untuk persiapan ketiga adalah siap menaati peraturan berlalu lintas, karena pelanggaran terhadap peraturan yang ada, juga menjadi penyebab terjadinya Laka Lantas.

Sementara itu Leksi, menyebutkan beberapa alasan ditunjuknya Talang Jerinjing sebagai desa pelopor lalu lintas, diantaranya karena warga desa ini salah satu warga desa yang mempunyai kepedulian cukup tinggi terhadap kecelakaan-kecelakaan yg terjadi. “Selain itu juga, desa Talang Jerinjing, merupakan salah satu desa di Inhu, yang memiliki posisi geografis yang dilewati jalan lintas Timur Sumatera, dengan jarak yang cukup panjang, tegasnya.

Dikatakan juga oleh Kasat, terbentuknya desa sebagai pelopor juga tidak lepas dari maraknya peristiwa kecelakaan. Selain berakhir pada luka ringan maupun berat, peristiwa itu juga mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

Di samping itu Kasat berharap mulai saat ini tidak perlu takut melaporkan apabila terjadi kecelakaan, karena memang masyarakat terkadang juga telat menghubungi, sehingga akibat dari kecelakaan menjadi semakin fatal karena terlambat diatasi.

Rencananya, lanjut Kasat, desa pelopor itu tidak hanya di daerah tersebut namun juga di desa yang masuk di keluarahan lain. “Akan berjalan ke yang lain. Tapi kita mengutamakan desa yang dekat dengan jalan dan mempunyai angka kecelakaan tinggi, dan masyarakat yang juga mempunyai kepedulian tinggi,” tuntasnya.(dishubkominfo)

http://www.inhukab.go.id/

Misteri Maghrib, Waspada Perilaku Anak dan Popok bayi

Oleh: Mamduh Farhan Al-Buhairi

Saat magrib adalah saat yang paling berbahaya bagi manusia yang dianggap remeh oleh orang-orang di zaman sekarang, di saat siang hari dan cahayanya mulai gelap, terjadi beberapa kejadian aneh yang harus diperhatikan.
Dalam Sahih Muslim Nabi, bersabda: (Jika sore hari mulai gelap maka tahanlah bayi bayi kalian sebab iblis mulai bergentayangan pada saat itu, Jika sesaat dari malam telah berlalu maka lepaskan mereka, kunci pintu pintu rumah dan sebutlah nama Allah sebab setan tidak membuka pintu yang tertutup. Dan tutup rapat tempat air kalian dan sebutlah nama Allah. dan tutup tempat makanan kalian dan sebutlah nama Allah. meskipun kalian mendapatkan sesuatu padanya. Dan matikanlah lampu kalian
Dari Jabir dalam kitab Sahih Muslim ia mengatakan: Rasulullah, bersabda: (Jangan kalian membiarkan anak anak kalian di saat matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam sebab setan berpencar jika matahari terbenam sampai menghilang kegelapan malam.)
Jadi apa yang terjadi saat magrib?
Sebenarnya yang terjadi di waktu magrib bahwa setan bersamaan dengan datangnya kegelapan mulai menyebar mencari tempat tinggal, karena mereka tersebar dengan pemandangan luar biasa biasa dan jumlah yang tidak ada yang tahu selain Allah, sebagian setan takut dari kejahatan setan yang lain karena itu ia harus memiliki sesuatu yang dijadikannya sebagai tempat berlindung dan mencari tempat aman.
sebagian setan takut dari kejahatan setan yang lain karena itu ia harus memiliki sesuatu yang dijadikannya sebagai tempat berlindung dan mencari tempat aman
Maka ia bergerak dengan cepat melebihi kecepatan manusia dengan kecepatan berlipat lipat, beberapa dari mereka berlindung dalam wadah kosong, dan beberapa dari mereka berlindung ke rumah kosong, dan beberapa dari mereka berlindung kepada sekelompok manusia yang sedang duduk duduk, mereka tentu tidak merasakannya, mereka ikut menimbrung supaya menjadi aman dari penindasan saudara sesama setan yang sekarang berkeliaran seperti angin di bumi karena yang boleh hidup hanya yang kuat saja , dan sifat setan itu, mereka ingin tinggal di tempat kotoran sehinnga kamu dapati mereka suka sekali tempat-tempat pembuangan kotoran manusia, dan mencari perlindungan ke tempat-tempat sampah.
Kadang kala setan itu memangsa anak kecil manusia untuk dijadikan tempat berlindung, kadang ia mengganggunya dan kemudian keluar, dan terkadang tinggal beberapa waktu, sehingga kamu akan menemukan anak kecil dalam suasana hati yang tidak menentu, terkadang ia menangis lama tanpa diketahui orang tuanya alasannya dan tidak jarang mereka membentaknya, padahal mereka telah melupakan perintah Nabi agar tidak membiarkan anak anak mereka pada saat setan bergentanyangan, dan banyak kaum ibu ibu saat ini lupa mengganti popok bayi yang sudah kotor, dan karena kesukaan setan pada tempat kotoran.
Maka kamu dapatkan mereka lebih memilih popok bayi karena najis sebagai tempat persembunyian, sehingga mendorong mereka untuk tinggal.
Maka kamu dapatkan mereka lebih memilih popok bayi karena najis sebagai tempat persembunyian, sehingga mendorong mereka untuk tinggal.
Kami menemukan beberapa anak menjerit tiba-tiba dan beberapa yang menggelapar dalam tidurnya karena gangguan iblis yag merasukinya saat dijadikan tempat berlindung.
Kecepatan jin dalam mencari tempat tinggal, perumahan dan tempat aman yang lain terkadang menimpa orang tua, tetapi karena orang tua lebih banyak melakukan penjagaan, maka Nabi memerintahkan para orang tua untuk memberikan penjagaan (proteksi) dan tidak membiarkan mereka tetap bermain pada waktu bergentayangan jin, sebab mereka masih polos tidak bisa membentengi diri, sedangkan jin datang dengan cepat mencari tempat tinggal saking cepatnya bisajadi ia menabrak tubuh orang tua atau anak kecil sehingga tigak jarang mengganggunya, dan kamu akan menemukan beberapa orang tiba-tiba dilanda depresi mendadak atau ketakutan dan sebagainya, disebabkan oleh jin. Semoga kita dan semua kaum Muslimin dijaga oleh Allah dari gangguan jin.
Oleh karena itu,doa pagi dan sore senantiasa dibaca dan bentengi anak kalian dengan doa pagi dan sore kemudian berhati hati dari waktu magrib.
Dan tugas kita pada waktu magrib untuk menjauh dari hewan, seperti kucing, burung, dan mengurangi kecepatan saat mengemudi mobil karena dikuatirkan menabrak anjing atau hewan lain yang bisa jadi telah dirasuki setan, dan tidak boleh jalan jalan di tempat sepi atau duduk di tempat itu, atau melempar batu ke dalam kamar mandi, kebun dan laut.
Sayangnya, kebanyakan orang tua membiarkan anak-anak mereka bermain sampai matahari terbenam mereka tidak memperhatikan bahaya yang mengintai di waktu magrib.
Oleh karena itu, membaca doa pagi dan sore harus terus diamalkan dan jangan sampai lengah menjaga anak anak kita.
Kita meminta kepada Allah untuk melindungi kita dan anak-anak kita ..amin
voa-islam.com

 
Support : Indragiri
Copyright © 2011. Indragiri News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger